{"id":7246,"date":"2026-07-10T16:06:02","date_gmt":"2026-07-10T09:06:02","guid":{"rendered":"https:\/\/varexpress.id\/blog\/?p=7246"},"modified":"2026-07-10T16:06:02","modified_gmt":"2026-07-10T09:06:02","slug":"apa-itu-cbm","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/varexpress.id\/blog\/apa-itu-cbm\/","title":{"rendered":"Apa Itu CBM dalam Pengiriman Barang? Ini Pengertian dan Cara Menghitungnya"},"content":{"rendered":"<p>Dalam dunia logistik dan pengiriman barang, istilah <strong>CBM<\/strong> sering digunakan untuk mengukur volume barang yang akan dikirim atau disimpan. Informasi ini penting karena membantu perusahaan logistik menentukan kapasitas muatan, menyusun barang dengan lebih efisien, hingga merencanakan proses distribusi.<\/p>\n<p>Bagi pelaku usaha maupun individu yang baru pertama kali mengirim barang, memahami apa itu CBM dan cara menghitungnya dapat membantu menghindari kesalahan perhitungan volume. Artikel ini membahas pengertian CBM, fungsinya, rumus perhitungan, serta contoh menghitung CBM dengan mudah.<\/p>\n<h2><strong>Apa itu CBM?<\/strong><\/h2>\n<p>CBM adalah singkatan dari Cubic Meter atau meter kubik, yaitu satuan yang digunakan untuk mengukur volume suatu barang. Dalam logistik, CBM digunakan untuk mengetahui berapa banyak ruang yang dibutuhkan barang selama proses penyimpanan maupun pengiriman.<\/p>\n<p>Berbeda dengan berat barang yang diukur menggunakan kilogram (kg), CBM berfokus pada dimensi atau ukuran barang. Oleh karena itu, dua barang dengan berat yang sama belum tentu memiliki nilai CBM yang sama apabila ukuran fisiknya berbeda.<\/p>\n<p>Informasi mengenai CBM biasanya dibutuhkan oleh perusahaan logistik, gudang, hingga pelaku usaha yang rutin mengirim barang dalam jumlah besar.<\/p>\n<h2><strong>Mengapa CBM Penting dalam Dunia Logistik?<\/strong><\/h2>\n<p>CBM memiliki peran penting dalam berbagai aktivitas logistik. Dengan mengetahui volume barang, perusahaan dapat mengelola ruang secara lebih efisien dan merencanakan proses pengiriman dengan lebih baik.<\/p>\n<p>Beberapa fungsi utama CBM antara lain:<\/p>\n<h3><strong>1.\u00a0\u00a0\u00a0 <\/strong><strong>Menentukan Kapasitas Muatan<\/strong><\/h3>\n<p>Setiap kendaraan pengangkut memiliki kapasitas ruang yang terbatas. Perhitungan CBM membantu memastikan seluruh barang dapat dimuat secara optimal tanpa melebihi kapasitas yang tersedia.<\/p>\n<h3><strong>2.\u00a0\u00a0\u00a0 <\/strong><strong>Membantu Penataan Barang<\/strong><\/h3>\n<p>Mengetahui volume setiap barang memudahkan proses penyusunan di gudang maupun di dalam kontainer sehingga ruang yang tersedia dapat dimanfaatkan secara maksimal.<\/p>\n<h3><strong>3.\u00a0\u00a0\u00a0 <\/strong><strong>Mempermudah Perencanaan Distribusi<\/strong><\/h3>\n<p>Perhitungan volume memungkinkan perusahaan memperkirakan jumlah kendaraan, kontainer, atau ruang penyimpanan yang dibutuhkan sebelum proses pengiriman dimulai.<\/p>\n<h3><strong>4.\u00a0\u00a0\u00a0 <\/strong><strong>Mendukung Efisiensi Operasional<\/strong><\/h3>\n<p>Pemanfaatan ruang yang lebih baik dapat membantu mengurangi ruang kosong yang tidak diperlukan dan meningkatkan efisiensi proses logistik secara keseluruhan.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/varexpress.id\/blog\/4-perbedaan-utama-antara-fcl-dan-lcl-dalam-dunia-impor\/\"><strong>4 Perbedaan antara FCL dan LCL<\/strong><\/a><\/p>\n<h2><strong>Rumus Menghitung CBM<\/strong><\/h2>\n<p>Cara menghitung CBM sebenarnya cukup sederhana.<\/p>\n<p>Rumus yang digunakan adalah:<\/p>\n<p><strong>CBM = Panjang \u00d7 Lebar \u00d7 Tinggi<\/strong><\/p>\n<p>Namun, seluruh ukuran harus menggunakan <strong>satuan meter<\/strong>.<\/p>\n<p>Sebagai contoh, jika ukuran barang masih menggunakan sentimeter (cm), lakukan konversi terlebih dahulu dengan membaginya dengan 100.<\/p>\n<p>Contohnya:<\/p>\n<ul>\n<li>Panjang: 120 cm = 1,2 meter<\/li>\n<li>Lebar: 80 cm = 0,8 meter<\/li>\n<li>Tinggi: 50 cm = 0,5 meter<\/li>\n<\/ul>\n<p>Selanjutnya tinggal mengalikan ketiga angka tersebut.<\/p>\n<h2><strong>Contoh Cara Menghitung CBM<\/strong><\/h2>\n<p>Agar lebih mudah dipahami, berikut contoh perhitungannya.<\/p>\n<h3><strong>Contoh 1: Satu Karton<\/strong><\/h3>\n<p>Ukuran karton:<\/p>\n<ul>\n<li>Panjang: 100 cm<\/li>\n<li>Lebar: 50 cm<\/li>\n<li>Tinggi: 80 cm<\/li>\n<\/ul>\n<p>Konversi ke meter:<\/p>\n<ul>\n<li>1 meter<\/li>\n<li>0,5 meter<\/li>\n<li>0,8 meter<\/li>\n<\/ul>\n<p>Perhitungannya:<\/p>\n<p><strong>1 \u00d7 0,5 \u00d7 0,8 = 0,4 CBM<\/strong><\/p>\n<p>Artinya, satu karton tersebut memiliki volume <strong>0,4 meter kubik<\/strong>.<\/p>\n<h3><strong>Contoh 2: Beberapa Karton<\/strong><\/h3>\n<p>Misalkan terdapat <strong>15 karton<\/strong> dengan ukuran yang sama.<\/p>\n<p>Total CBM:<\/p>\n<p><strong>15 \u00d7 0,4 = 6 CBM<\/strong><\/p>\n<p>Dengan demikian, seluruh barang membutuhkan ruang sebesar <strong>6 meter kubik<\/strong>.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/varexpress.id\/blog\/cara-import-barang-dari-china\/\"><strong>Cara Import Barang dari China<\/strong><\/a><\/p>\n<h2><strong>Kapan CBM Digunakan?<\/strong><\/h2>\n<p>CBM tidak hanya digunakan saat proses pengiriman internasional. Satuan ini juga dimanfaatkan dalam berbagai aktivitas logistik lainnya.<\/p>\n<h3><strong>1.\u00a0\u00a0\u00a0 <\/strong><strong>Pengiriman Barang<\/strong><\/h3>\n<p>Perusahaan logistik menggunakan CBM untuk mengetahui kebutuhan ruang selama proses pengangkutan.<\/p>\n<h3><strong>2.\u00a0\u00a0\u00a0 <\/strong><strong>Pergudangan<\/strong><\/h3>\n<p>Pengelola gudang memanfaatkan CBM untuk menghitung kapasitas penyimpanan sehingga penataan barang menjadi lebih efisien.<\/p>\n<h3><strong>3.\u00a0\u00a0\u00a0 <\/strong><strong>Distribusi Barang<\/strong><\/h3>\n<p>Perusahaan distribusi menggunakan data volume untuk merencanakan jumlah kendaraan atau ruang muatan yang dibutuhkan.<\/p>\n<h3><strong>4.\u00a0\u00a0\u00a0 <\/strong><strong>Pengiriman Kontainer<\/strong><\/h3>\n<p>Dalam pengiriman menggunakan kontainer, perhitungan CBM membantu memperkirakan apakah seluruh barang dapat dimuat dalam satu kontainer atau memerlukan ruang tambahan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><strong>Perbedaan CBM dan Berat Barang<\/strong><\/h2>\n<p>Meskipun sama-sama digunakan dalam proses logistik, CBM dan berat barang memiliki fungsi yang berbeda.<\/p>\n<table width=\"608\">\n<tbody>\n<tr>\n<td width=\"315\"><strong>CBM<\/strong><\/td>\n<td width=\"292\"><strong>Berat Barang<\/strong><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"315\">Mengukur volume barang<\/td>\n<td width=\"292\">Mengukur massa barang<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"315\">Satuan meter kubik (m\u00b3)<\/td>\n<td width=\"292\">Satuan kilogram (kg)<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"315\">Digunakan untuk mengetahui kebutuhan ruang<\/td>\n<td width=\"292\">Digunakan untuk mengetahui bobot barang<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"315\">Berdasarkan dimensi fisik<\/td>\n<td width=\"292\">Berdasarkan hasil penimbangan<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>Karena itu, dalam proses logistik sering kali kedua informasi tersebut digunakan secara bersamaan agar proses penyimpanan dan pengiriman dapat direncanakan dengan lebih akurat.<\/p>\n<h2><strong>Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Menghitung CBM<\/strong><\/h2>\n<p>Walaupun rumusnya sederhana, masih banyak orang yang melakukan kesalahan saat menghitung volume barang.<\/p>\n<p>Beberapa kesalahan yang umum terjadi antara lain:<\/p>\n<h3><strong>1.\u00a0\u00a0\u00a0 <\/strong><strong>Tidak Mengonversi Satuan<\/strong><\/h3>\n<p>Mengalikan ukuran dalam sentimeter secara langsung akan menghasilkan nilai yang tidak sesuai. Pastikan seluruh ukuran telah diubah ke meter sebelum dihitung.<\/p>\n<h3><strong>2.\u00a0\u00a0\u00a0 <\/strong><strong>Menggunakan Ukuran Produk, Bukan Kemasan<\/strong><\/h3>\n<p>Perhitungan CBM sebaiknya menggunakan ukuran karton atau kemasan luar karena itulah ruang yang akan digunakan selama penyimpanan dan pengiriman.<\/p>\n<h3><strong>3.\u00a0\u00a0\u00a0 <\/strong><strong>Salah Menghitung Jumlah Barang<\/strong><\/h3>\n<p>Jika terdapat beberapa karton dengan ukuran yang sama, hasil CBM per karton harus dikalikan dengan jumlah seluruh karton.<\/p>\n<h3><strong>4.\u00a0\u00a0\u00a0 <\/strong><strong>Mengabaikan Dimensi Barang<\/strong><\/h3>\n<p>Fokus hanya pada berat barang dapat menyebabkan perencanaan ruang menjadi kurang akurat, terutama untuk barang berukuran besar namun relatif ringan.<\/p>\n<h2><strong>Tips Mengoptimalkan Volume Barang<\/strong><\/h2>\n<p>Mengelola volume barang dengan baik dapat membantu proses penyimpanan dan distribusi menjadi lebih efisien.<\/p>\n<p>Beberapa tips yang dapat diterapkan antara lain:<\/p>\n<ul>\n<li>Gunakan ukuran kemasan yang sesuai dengan dimensi barang.<\/li>\n<li>Kurangi ruang kosong di dalam karton dengan material pelindung yang proporsional.<\/li>\n<li>Gunakan ukuran karton yang seragam agar lebih mudah ditata.<\/li>\n<li>Susun barang secara sistematis untuk memaksimalkan penggunaan ruang.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Perencanaan volume yang baik tidak hanya membuat proses logistik lebih rapi, tetapi juga membantu meningkatkan efisiensi operasional.<\/p>\n<h2><strong>Kesimpulan<\/strong><\/h2>\n<p>CBM adalah satuan volume yang digunakan untuk mengukur ruang yang dibutuhkan suatu barang dalam proses penyimpanan maupun pengiriman. Dengan memahami cara menghitung CBM, pelaku usaha dapat memperkirakan kebutuhan ruang secara lebih akurat dan menyusun proses logistik dengan lebih efisien.<\/p>\n<p>Jika Anda berencana mengirim barang dari China ke Indonesia dan masih memerlukan bantuan dalam menghitung volume muatan atau menentukan metode pengiriman yang sesuai, <a href=\"https:\/\/varexpress.id\/\"><strong>VAR Express<\/strong><\/a> siap membantu. Selain layanan pengiriman internasional, VAR Express juga menyediakan berbagai informasi seputar impor dan marketplace China untuk mendukung kebutuhan bisnis Anda.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam dunia logistik dan pengiriman barang, istilah CBM sering digunakan untuk mengukur volume barang yang akan dikirim atau disimpan. Informasi ini penting karena membantu perusahaan logistik menentukan kapasitas muatan, menyusun barang dengan lebih efisien, hingga merencanakan proses distribusi. Bagi pelaku usaha maupun individu yang baru pertama kali mengirim barang, memahami apa itu CBM dan cara [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":7247,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"","ast-site-content-layout":"default","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","ast-disable-related-posts":"","theme-transparent-header-meta":"default","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"set","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"_mbp_gutenberg_autopost":false,"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-7246","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-blog"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/varexpress.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7246","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/varexpress.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/varexpress.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/varexpress.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/varexpress.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7246"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/varexpress.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7246\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7248,"href":"https:\/\/varexpress.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7246\/revisions\/7248"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/varexpress.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7247"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/varexpress.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7246"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/varexpress.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7246"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/varexpress.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7246"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}