VAR Express

importir

Perbedaan Keuntungan LCL dan FCL Bagi Importir

Sebagai importir atau calon importir, tentu Anda akan berpapasan dengan istilah LCL dan juga FCL. Bagi yang belum mengerti istilah dari kedua istilah tersebut, LCL dan FCL merupakan dua metode pengiriman import yang berbeda. LCL (less than container load) merupakan metode pengiriman dimana sang importir ingin meng-import barang dalam kuantitas yang lebih sedikit sehingga menggunakan metode tersebut.  LCL tidak memerlukan seseorang untuk menyewa satu kontainer dan mengisi nya dengan barang yang dimiliki oleh pihak yang meng-import. Metode ini menyampurkan barang-barang import dari berbagai importir di dalam satu kontainer sehingga memungkinkan semua orang untuk meng-import dalam skala kecil. Sedangkan FCL (full container load) memerlukan Anda untuk menyewa satu kontainer sehingga isi barang dalam kontainer sepenuhnya milik satu pihak importir. 

Lalu, yang menjadi pertanyaan selanjutnya adalah, kapankah seseorang harus menggunakan jasa LCL dan kapankah seseorang harus menggunakan jasa FCL agar lebih untung? Ketika Anda ingin meng-import barang dalam skala yang besar sehingga muat sekitar satu kontainer full yang setara dengan kurang lebih 20 MT atau 20 Metrix Tons, maka Anda akan lebih disarankan untuk menggunakan jasa pengiriman metode FCL. Ini dikarenakan oleh alasan pengiriman FCL akan lebih murah sehingga biaya operasi Anda bisa menjadi lebih hemat. Terlebih lagi, importir juga akan mendapatkan rasa kenyamanan yang lebih besar ketika satu muatan kontainer tersebut sepenuhnya diisi oleh barang yang hanya dimilikinya, sehingga kerusakan atau kendala lainnya pada saat pengiriman lebih terminimalisirkan. 

Nah, sebaliknya ketika Anda ingin meng-import sebuah barang pada skala yang lebih kecil dan tidak sampai muatannya satu kontainer, Anda bisa mempertimbangkan untuk menggunakan layanan LCL. Sebagai importir yang menggunakan jasa LCL, Anda tidak perlu menyewa satu kontainer dan mengisi nya dengan barang Anda sendiri, seperti yang sudah dijelaskan diatas. Dengan layanan LCL, kini semua orang dapat memulai meng-import untuk berbagai alasan seperti bisnis kecil-kecilan. Biaya pengiriman metode LCL ini dihitung dari volume barang yang Anda kirim, yang diukur dalam ukuran CBM atau cubic metre. Jika waktu pengiriman LCL dan FCL dibandingkan, maka tentu waktu pengiriman LCL bisa memakan waktu lebih lama karena isi barang dalam kontainer harus ditujukan kepada consignee atau penerima berbeda. 

Jadi Lebih Baik Menggunakan LCL Atau FCL?

Metode LCL atau FCL Tergantung Kepada Kebutuhan Importir 

Jika Anda baru saja ingin meng-import atau memulai bisnis import, maka akan lebih masuk akal jika Anda menggunakan jalur LCL sehingga modal pertama Anda sebagai importir tidak terlalu besar. Namun, jika Anda ingin meng-import dalam skala yang lebih besar, maka FCL bisa juga Anda jadikan metode pilihan import Anda. Anda bisa konsultasi lebih lanjut dengan jasa importir terpercaya, VAR Express untuk mengetahui lebih lanjut mengenai perbedaan proses FCL dan LCL. 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *