cara import barang dari China ke Indonesia

Cara Import Barang dari China Dengan Mudah dan Aman

Cara Import Barang dari China tidak sulit. Negara China merupakan mitra dagang terbesar Indonesia. Sejak dulu, negara kita sudah sering mengimpor berbagai produk dari China, termasuk juga makanan dan minuman, baik itu melalui jalur perdagangan internasional angkutan udara ataupun laut. Untuk mengirimkan barang dari China ke Indonesia sendiri, jarak yang harus ditempuh bisa bervariasi. Jika melewati jalur angkutan udara, maka jarak dari bandara Beijing ke Jakarta adalah 5.200 km. Sedangkan jika melewati jalur angkutan laut, maka jarak dari pelabuhan Shenzen ke Jakarta adalah 3.290 km.

Pengertian Kegiatan Import

Apa sih kegiatan import itu? Import atau Impor adalah sebuah proses transportasi barang atau komoditas dari suatu negara ke negara lain yang dilakukan secara legal. Umumnya, proses import mendatangkan barang atau komoditas dari negara lain ke dalam negeri. Nah, pada kasus – kasus tertentu, misalnya impor barang dalam jumlah yang besar akan melibatkan beberapa pihak termasuk bea cukai atau badan hukum yang berkewajiban menangani proses impor dan ekspor barang.

Dalam konteks perdagangan internasional, baik impor dan ekspor memegang peranan yang sangat penting. Saat sebuah negara melakukan impor, tentu negara tersebut bisa memenuhi kebutuhan tertentu saat supply barang tidak terpenuhi. Sedangkan untuk ekspor, negara akan mendapatkan devisa tambahan. 

Seluruh rangkaian proses impor sendiri mencakup beberapa langkah termasuk pemenuhan persyaratan hukum, negosiasi dengan supplier atau pemasok, dan proses pengiriman barangs sehingga barang akan sampai ke negara penerima dengan selamat. 

Selanjutnya kita akan bahas bagaimana cara import barang dari china secara lebih lengkap. 

Jenis Import Barang dari China

1. LCL Laut

LCL (Less than Container Load) merupakan jasa pengiriman yang mengharuskan Anda untuk saling berbagi ruang kontainer dengan orang lain yang juga mengimpor barang dari China. Karena Anda akan berbagi kontainer dengan yang lainnya, tentunya dengan jasa pengiriman LCL, Anda dapat mengimpor barang dengan harga yang lebih murah dan juga jumlah yang sedikit tanpa ada minimal pengiriman. Jasa pengiriman jenis ini sangat cocok sekali bagi Anda yang hanya ingin mengimpor barang dengan kapasitas kecil.

Kendati barang Anda akan digabung dengan barang milik orang lain, namun Anda tidak perlu khawatir akan tertukar atau hilang. Karena setiap barang yang diimpor akan tetap mendapatkan asuransi serta garansi, sehingga barang kiriman Anda tetap terjamin kemanannya.

2. FCL Laut

Berbeda dengan pengiriman LCL yang mengharuskan Anda berbagi kontainer dengan orang lain, jasa pengiriman FCL (Full Container Load) memberikan Anda kapasitas ruang yang lebih besar, sehingga Anda dapat mengimpor satu kontainer yang hanya dikhususkan untuk barang Anda saja. Jasa pengiriman ini sangat cocok jika Anda ingin mengimpor barang dalam jumlah banyak, karena satu kontainer mampu menampung barang hingga 78 CBM.

Berbeda dengan pengiriman LCL yang tersedia untuk jalur laut dan udara, jasa pengiriman FCL hanya tersedia khusus jalur angkutan laut saja.

3. LCL Udara

Sama seperti pengiriman LCL via laut, LCL udara mengharuskan Anda berbagi kontainer dengan orang lain, namun perbedaannya terletak pada jalur pengirimannya saja. Jika dengan LCL laut barang dikirim menggunakan kapal ke pelabuhan, maka LCL udara melakukan pengiriman menggunakan pesawat. Tentunya jasa pengiriman ini merupakan opsi terbaik bagi Anda yang ingin mengimpor barang dengan waktu yang lebih cepat.

Sebab umumnya pengiriman barang dari China ke Indonesia melalui jalur laut akan membutuhkan waktu kurang lebih 21 hari, sementara pengiriman jalur udara biasanya hanya akan memakan waktu sekitar 14 hari saja.

Baca Juga: Jasa Import door to door

Cara Import Barang dari China

Gunakan Marketplace / e-commerce China Yang Populer

ilustrasi taobao salah satu marketplace china

Selain beberapa metode pengiriman di atas, terdapat beberapa cara import barang dari China. Marketplace atau e-commerce online asal China bisa menjadi salah satu metode efektif.

1. Import Dengan Alibaba

Alibaba adalah sebuah marketplace yang berasal dari china yang melayani berbagai jenis bisnis, khususnya Business to Business atau B2B. eCommerce satu ini sangatlah populer untuk dijadikan sebagai tujuan belanja untuk eksportir dan importir barang china. Saat ini marketplace Alibaba menjadi salah satu eCommerce terbesar yang beroperasi di lebih dari 200 negara dunia.

Kelebihan Alibaba:

Kekurangan Alibaba:

Melayani pembelian dalam jumlah yang besar .

Memiliki banyak pilihan supplier sesuai dengan kebutuhan bisnis .

Salah satu pengecer terbesar yang bersaing dengan Amazon, dan terkenal memiliki harga yang lebih terjangkau.

Bukan eCommerce yang ramah untuk belanja eceran.

Paling tidak harus melakukan pengiriman dalam jumlah tertentu, sangat jarang melayani pembelian eceran.

 

2. Import Dengan Aliexpress

Catatan Penting: Per tanggal 19 Oktober 2023, AliExpress sudah tidak melayani segala bentuk pengiriman ke Indonesia. Untuk impor barang retail dari China bisa menggunakan layanan VarExpress atau hubungi kami untuk informasi yang lebih lengkap.

Aliexpress adalah sebuah marketplace online yang melayani pembelian eceran. Aliexpress merupakan anak perusahaan Alibaba yang membidik pasar eceran dan pembelian dalam jumlah yang lebih sedikit. Di dalam marketplace ini sangat banyak menawarkan produk ritel untuk berbagai jenis usaha kecil menengah. Dan cara import barang dari china menggunakan Aliexpress sangatlah mudah, kita hanya perlu berbelanja seperti di marketplace biasa.

Kelebihan Aliexpress:

Kekurangan Aliexpress:

Sangat mudah untuk melakukan transaksi .

Mendukung berbagai jenis pembayaran.

Memiliki koleksi produk yang sangat banyak.

Memiliki harga beragam dan terjangkau.

 

Cara pembayaran yang belum umum dilakukan di Indonesia.

Membutuhkan proses yang cukup lama (30-40 hari).

 

3. Import Dengan TMall

TMall atau Taobao Mall adalah salah satu marketplace yang dimiliki Alibaba dan kebanyakan melayani kebutuhan belanja online dalam negeri China. Menariknya Tmall memiliki koleksi produk dari luar negeri untuk dijual di China, sehingga cocok untuk menjadi pilihan eksportir. Saat ini TMall berfokus melayani beberapa negara seperti Tiongkok daratan, Taiwan, Hongkong, dan juga Macau. Untuk mengetahui informasi lebih mengenai situs web TMall, anda bisa membaca Apa Itu Tmall: Pengertian, Kelebihan, dan Macam-Macam Produk yang Dijual.

Kelebihan TMall:

Kekurangan TMall:

Filter yang cukup ketat untuk supplier.

Barang – barang yang dijual sangat berkualitas.

Cara penggunaan yang mudah.

Memiliki harga yang cukup terjangkau.

 

Sangat sulit bertransaksi jika berada di Indonesia walaupun memiliki fitur pengiriman internasional

 

4. Import Dengan 1688.com

1688.com adalah marketplace china yang juga dimiliki oleh Alibaba dan sering dijadikan salah satu cara import barang china. Marketplace satu ini mirip dengan Aliexpress namun lebih fokus ke penjualan di daratan Tiongkok atau China. Terdapat barang ritel dari berbagai industri seperti fashion, peralatan komputer dan teknologi, sampai dengan make up. 

Kelebihan 1688.com:

Kekurangan 1688.com:

Pilihan produk sangat variatif dan banyak.

Harga terjangkau dengan berbagai jenis diskon.

Memiliki transaksi yang aman dan terpercaya.

 

Cukup sulit untuk bertransaksi jika berada di Indonesia.

 

Untuk mempermudah Anda melakukan transaksi di berbagai Marketplace online di China, Varexpress menyediakan jasa pembelian Marketplace China. Anda bisa mendapatkan berbagai barang dengan mudah, dan tentu transparan sehingga bisa dilacak sampai rumah. 

Gunakan Jasa Import Barang China Varexpress

Gunakan Jasa Impor Barang China Varexpres

Selain menggunakan marketplace China seperti alibaba, aliexpress, Taobao / Tmall, sampai dengan 1688.com, Anda juga bisa menggunakan jasa importir china seperti kami. 

Jasa impor barang china kami juga menggunakan sistem all in yang mencakup biaya pengiriman, pajak, asuransi, dan garansi, sehingga Anda tidak perlu mebayar biaya tambahan lainnya.

Nah, jika Anda merasa tertarik untuk mengimpor barang dari China namun tidak mengerti cara import barang dari China, VAR Express sebagai importir barang China yang sudah berpengalaman menyediakan berbagai jasa layanan pengiriman termasuk LCL dan FCL, baik via udara ataupun laut.

Ada pertanyaan atau ingin mendapatkan informasi lebih lanjut, Anda bisa langsung menghubungi nomor Whatsapp kami di +6281282043328 atau alamat email kami di varexpress225@gmail.com.

Hal Yang Harus Diperhatikan Saat Import Barang Dari China

ilustrasi checklist di note

Saat melakukan impor barang, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan agar proses impor berjalan lancar dan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Berikut adalah beberapa hal yang perlu Anda perhatikan:

1. Identifikasi Produk yang Akan Diimport.

Pastikan Anda telah mengidentifikasi produk yang akan diimpor dengan jelas dan memahami spesifikasi teknisnya.

2. Peraturan Import.

Pelajari peraturan impor yang berlaku di negara Anda, termasuk tarif bea masuk, pajak, izin impor, dan regulasi khusus untuk jenis produk tertentu.

3. Dokumen-Dokumen yang Diperlukan.

Pastikan Anda memiliki semua dokumen yang diperlukan untuk impor, seperti faktur komersial, surat izin impor, sertifikat asal, dan dokumen lainnya yang mungkin diperlukan berdasarkan jenis produk.

4. Tarif Bea Masuk dan Pajak.

Hitung dengan benar tarif bea masuk dan pajak yang akan dikenakan pada barang yang diimpor. Ini akan memengaruhi biaya total impor.

5. Izin Import.

Pastikan Anda telah memperoleh semua izin yang diperlukan dari otoritas yang berwenang.

6. Penyedia Jasa Logistik.

Pilih penyedia jasa logistik yang dapat membantu Anda mengatur pengiriman, pengklarifikasian bea masuk, dan pengiriman barang ke lokasi tujuan.

7. Asuransi Pengiriman.

Pertimbangkan untuk mendapatkan asuransi pengiriman untuk melindungi barang Anda selama proses pengiriman.

8. Kemasan dan Labeling.

Pastikan barang Anda dikemas dengan baik dan memenuhi persyaratan labeling yang berlaku.

9. Pelabelan dan Standar Keselamatan Produk.

Pastikan produk Anda memenuhi semua standar keselamatan dan persyaratan pelabelan yang berlaku.

10. Valuasi Barang.

Tentukan dengan benar nilai barang yang akan diimpor untuk keperluan perhitungan bea masuk dan pajak.

11. Inspeksi Barang.

Persiapkan barang Anda untuk kemungkinan inspeksi oleh otoritas bea cukai (kepabean) atau lembaga pengawasan perdagangan.

12. Biaya Tambahan.

Pertimbangkan biaya tambahan seperti biaya penyimpanan, biaya penanganan, dan biaya lainnya yang mungkin timbul selama proses impor.

13. Pembayaran dan Keuangan.

Siapkan dana yang cukup untuk membayar bea masuk, pajak, biaya pengiriman, dan semua biaya terkait lainnya.

14. Pelaporan dan Pemenuhan Kewajiban.

Pastikan Anda melaporkan impor Anda dengan benar kepada pihak berwenang dan memenuhi semua kewajiban perpajakan dan bea cukai.

15. Konsultasi dengan Ahli.

Jika Anda tidak yakin tentang proses impor atau memiliki pertanyaan mengenai regulasi tertentu, konsultasikan dengan ahli impor atau perusahaan konsultan VarExpress yang berpengalaman dalam perdagangan internasional. VarExpress bisa memudahkan Anda untuk melakukan proses impor tanpa memikirkan hal – hal atau persyaratan yang ada, sehingga Anda bisa lebih fokus ke pengembangan bisnis lain.

Berapa Biaya Import Barang Dari China?

Biaya impor barang, khususnya dari China sangat bervariasi karena dipengaruhi oleh berbagai faktor. Ada beberapa hal yang mempengaruhi biaya impor china. Berikut ini adalah beberapa faktor yang bisa menjadi faktor penting untuk diperhatikan: 

  • Harga atau Nilai Barang: harga atau nilai barang sangat berpengaruh dengan biaya impor barang. Biasanya semakin mahal harga barang akan semakin mahal biaya impor. 
  • Tarif Bea Cukai: Indonesia memiliki peraturan biaya tarif yang biasanya dikeluarkan dan diawasi oleh Bea Cukai. Perhatikan informasi terbaru tarif bea cukai untuk estimasi yang tepat. 
  • Biaya Pengiriman: Dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti jenis pengiriman yang Anda gunakan. Beberapa jenis pengiriman antar negara umumnya melalui jalur udara, darat, dan laut. Pengiriman melalui jalur udara biasanya lebih mahal, tapi lebih cepat dibandingkan dengan pengiriman laut dan darat.  
  • Biaya di Pelabuhan: Jika menggunakan jalur laut, biaya penangan di pelabuhan juga menjadi faktor pengaruh lain. Kita perlu membayarkan biaya penanganan, penyimpanan, dan pemeriksaan di pelabuhan tersebut. 
  • Biaya Logistik: Biaya logistik seperti asuransi, agen pengiriman, dan biaya lainnya. Pastikan untuk menanyakan selalu biaya apa saja yang dibutuhkan sebelum melakukan impor barang dari china. 

Informasi Terkait Lainnya:

Jasa Import Door to Door: Panduan Lengkap

Bisnis Impor Case Smartphone dari China, Peluang Usaha yang Menguntungkan

Tips dan Panduan Membeli Sepatu Impor dari China Secara Online

5 Cara Mudah Menjadi Importir Barang China

Peluang Bisnis Impor Action Figure dari China

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *