Nama SHEIN sering muncul di media sosial dan mesin pencari sebagai salah satu platform fast fashion terbesar di dunia. Harga yang sangat murah, model pakaian yang selalu mengikuti tren, serta variasi produk yang masif membuat SHEIN digemari di banyak negara. Namun, di Indonesia, keberadaan SHEIN justru menuai polemik dan dibatasi oleh regulasi.
Artikel ini membahas secara objektif apa itu SHEIN, bagaimana model bisnisnya bekerja, serta mengapa produk SHEIN tidak bisa masuk secara bebas ke Indonesia.
Apa Itu SHEIN?
SHEIN adalah perusahaan e-commerce fast fashion global yang berbasis di Tiongkok dan beroperasi secara internasional melalui platform online. Berbeda dengan brand fashion konvensional, SHEIN tidak mengandalkan toko fisik, melainkan model direct-to-consumer (D2C) berbasis data dan teknologi.
Ciri utama SHEIN:
- Fokus pada fast fashion dengan siklus produksi sangat cepat
- Harga produk relatif murah
- Koleksi diperbarui hampir setiap hari
- Menargetkan pasar global, terutama generasi muda
Produk Apa Saja yang Dijual di SHEIN?
SHEIN tidak hanya menjual pakaian wanita, tetapi memiliki katalog produk yang sangat luas, antara lain:
- Fashion wanita, pria, dan anak
- Aksesoris (tas, sepatu, perhiasan)
- Produk kecantikan
- Perlengkapan rumah dan lifestyle
Model bisnis SHEIN memungkinkan mereka memproduksi dalam jumlah kecil terlebih dahulu, lalu meningkatkan volume produksi berdasarkan data penjualan dan tren yang sedang naik.
Baca Juga: Cara Belanja di Alibaba untuk Pemula
Mengapa SHEIN Sangat Populer di Banyak Negara?
Popularitas SHEIN tidak terjadi secara kebetulan. Ada beberapa faktor utama yang mendorong pertumbuhan mereka:
- Data-Driven Fashion
SHEIN memanfaatkan data pencarian, media sosial, dan perilaku konsumen untuk menentukan desain produk. - Harga Sangat Kompetitif
Rantai pasok yang efisien membuat harga produk jauh lebih murah dibanding brand fashion konvensional. - Pemasaran Digital Agresif
SHEIN aktif menggunakan influencer, affiliate marketing, dan social commerce. - Skala Produksi Global
Dengan basis produksi di China, SHEIN mampu memenuhi permintaan internasional dengan cepat.
Apakah SHEIN Resmi Masuk Indonesia?
Hingga saat ini, SHEIN tidak memiliki operasional resmi atau marketplace lokal di Indonesia. Konsumen Indonesia hanya bisa mengakses SHEIN melalui:
- Website global
- Aplikasi internasional
Artinya, semua transaksi bersifat cross-border, bukan distribusi resmi dalam negeri.
Alasan SHEIN Dibatasi di Indonesia
Pembatasan terhadap produk SHEIN di Indonesia bukan tanpa dasar. Ada beberapa alasan utama yang sering menjadi sorotan:
1. Regulasi Impor Barang Jadi
Indonesia memiliki aturan ketat terkait impor produk tekstil dan fashion jadi. Tujuannya adalah melindungi industri dalam negeri dan mencegah banjir produk murah dari luar.
2. Perlindungan UMKM dan Industri Lokal
Produk SHEIN dikenal sangat murah, bahkan dianggap berpotensi dumping harga. Jika dibiarkan masuk bebas, hal ini bisa:
- Menekan produsen lokal
- Mengganggu ekosistem UMKM fashion
3. Isu Kepabeanan dan Pajak
Transaksi cross-border berisiko:
- Barang tertahan di bea cukai
- Pajak dan bea masuk yang tidak terduga
- Ketidakjelasan klasifikasi barang
Apakah Produk SHEIN Masih Bisa Masuk ke Indonesia?
Secara teknis, barang SHEIN masih bisa masuk, tetapi dengan banyak catatan:
- Tidak semua produk lolos pemeriksaan
- Risiko penahanan cukup tinggi
- Biaya akhir bisa jauh lebih mahal dari harga awal
Hal ini membuat belanja langsung dari SHEIN menjadi kurang ideal, terutama untuk kebutuhan bisnis.
Baca Juga: Cara Belanja di Banggood ke Indonesia Secara Aman & Praktis
Risiko Belanja SHEIN Langsung ke Indonesia
Bagi konsumen atau pelaku usaha, ada beberapa risiko yang perlu dipahami:
- Barang tertahan atau ditolak di bea cukai
- Biaya pajak dan bea masuk membengkak
- Proses retur hampir tidak memungkinkan
- Tracking dan klaim sering bermasalah
Risiko ini semakin besar jika pembelian dilakukan dalam jumlah banyak.
Alternatif Aman Mengimpor Produk Fashion Sejenis SHEIN
Bagi pelaku bisnis fashion yang tertarik dengan produk serupa SHEIN, solusi yang lebih aman adalah:
- Mengimpor melalui jasa forwarder profesional
- Menggunakan skema door to door
- Konsolidasi barang untuk efisiensi biaya
- Pengurusan dokumen dan kepabeanan yang jelas
Pendekatan ini jauh lebih terkontrol dibanding belanja langsung tanpa perantara.
Kesimpulan
SHEIN adalah contoh nyata bagaimana teknologi dan data mampu mengubah industri fashion global. Namun, di Indonesia, produk SHEIN dibatasi karena alasan regulasi, perlindungan industri lokal, dan kepabeanan.
Bagi pelaku usaha, memahami aturan impor adalah kunci. Alih-alih mengambil risiko, menggunakan jalur impor yang legal dan terkelola dengan baik menjadi pilihan yang lebih rasional—terutama jika ingin mendatangkan produk fashion dari China secara berkelanjutan.
Bagi pelaku usaha yang ingin mengimpor produk fashion dari China dengan proses yang lebih terkontrol, penggunaan jasa import yang memahami regulasi kepabeanan dapat membantu meminimalkan risiko. VAR Express menyediakan layanan import door to door dari China ke Indonesia dengan pendampingan dokumen dan pengiriman yang lebih transparan.
Baca Juga: Cara Import Barang dari China
