4 Perbedaan Utama Antara FCL dan LCL dalam Dunia Impor

FCL dan LCL adalah istilah umum yang digunakan dalam logistik internasional. Istilah ini mengacu pada dua metode pengiriman menggunakan peti kemas, yaitu FCL untuk Full Container Load dan LCL untuk Less than Container Load. Pengiriman FCL, sama seperti namanya, adalah pengiriman yang menggunakan satu kontainer penuh tanpa harus membagi ruang dengan pengirim lainnya. Sementara LCL merujuk pada metode pengiriman di mana banyak orang akan saling berbagi ruang di satu kontainer yang sama.

Untuk lebih jelasnya, ulasan berikut ini membahas lebih dalam mengenai perbedaan antara pengiriman FCL dan LCL dalam dunia impor.

1. Volume Pengiriman

Volume pengiriman mengacu pada kapasitas barang yang akan dikirim dan biasanya diukur dalam satuan Cubic Meter atau CBM. Saat memutuskan menggunakan metode FCL atau LCL, umumnya volume pengiriman menjadi faktor penentu utama.

Walaupun tidak ada batasan minimal volume untuk menyewa satu kontainer penuh, namun idealnya pengiriman FCL digunakan jika Anda mengirim barang yang kapasitasnya terdiri dari 15 CBM atau lebih. Sementara itu metode LCL memungkinkan Anda untuk mengirim barang dengan kapasitas kurang dari 1 CBM, sehingga metode ini cocok bagi Anda yang ingin mengimpor barang dengan jumlah sedikit.

2. Keamanan Kargo

Secara umum, baik itu pengiriman FCL dan LCL sebenarnya sama-sama memiliki jaminan keamanan yang baik, terlebih lagi dengan adanya sistem garansi yang memungkinkan Anda untuk mengklaim ganti rugi jika barang kiriman rusak atau hilang dalam perjalanan. Namun dalam beberapa kasus, beberapa jenis barang mungkin akan lebih sensitif terhadap perubahan dan pergerakan barang selama proses pengiriman.

Jika Anda ingin memiliki hak eksklusif untuk seluruh kontainer dan tidak mau barang kiriman Anda tercampur dengan milik orang lain, maka Anda bisa menggunakan metode FCL. Tetapi karena tidak semua pengiriman memerlukan tingkat keamanan yang sama, bagaimanapun LCL tetap bisa menjadi pilihan yang bagus. Terlebih lagi karena pengiriman bervolume rendah biasanya dikemas dengan lebih kompak, ini akan menyisakan sedikit ruang pada kontainer sehingga barang Anda tidak akan banyak terguncang saat berada di dalam perjalanan.

3. Biaya Pengiriman

Selain volume, biaya pengiriman juga bisa menjadi faktor utama untuk menentukan manakah jenis metode yang akan Anda gunakan. Jika Anda ingin mengirim barang dengan kapasitas volume di atas 15 CBM, maka pengiriman menggunakan metode FCL akan jauh lebih murah karena biaya pengiriman bukan dihitung berdasarkan per unit barang, melainkan per satu kontainer. Namun jika volume barang kiriman kurang dari 15 CBM, maka metode LCL jauh lebih hemat karena Anda akan dikenakan sistem patungan untuk menyewa satu kontainer dengan pengirim lainnya.

4. Tingkat Urgensi

Pengiriman FCL biasanya merupakan pilihan yang lebih baik untuk pengiriman mendesak atau butuh dalam waktu cepat, sementara LCL lebih cocok untuk pengiriman dengan tanggal fleksibel. Ini dikarenakan saat berbagi ruang dengan pengirim lainnya, akan ada lebih banyak proses penanganan seperti pemuatan dan pembongkaran barang, sehingga sangat mungkin untuk memakan waktu sedikit lebih lama.

Namun pada waktu-waktu tertentu seperti menjelang Tahun Baru Imlek, biasanya permintaan menggunakan metode FCL sedang tinggi-tingginya sehingga sulit untuk didapatkan. Pada momen seperti ini, Anda akan lebih mudah untuk mengimpor menggunakan metode LCL.

Baik itu pengiriman FCL atau LCL, keduanya sama-sama memiliki kelebihan masing-masing yang dapat disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan Anda. Jadi untuk menentukan manakah metode yang paling tepat, pastikan untuk mempertimbangkan empat faktor di atas saat.

Nah, jika Anda membutuhkan jasa ekspedisi untuk mengimpor barang dari China, VAR Express sebagai spesialis jasa impor dan ekspor China-Indonesia, menyediakan layanan pengiriman menggunakan metode FCL dan LCL. Selain itu, kami juga menyediakan jasa all in one service, di mana Anda dapat meminta bantuan untuk mencari supplier, melakukan pembayaran dan pengiriman, hingga mengurus bea cukai. Caranya pun sangat mudah, Anda hanya perlu menghubungi tim belanja VAR Express dan mengkonsultasikan mengenai spesifikasi barang yang ingin Anda beli. Kemudian pihak VAR Express akan melakukan dealing dengan supplier untuk mendapatkan harga terbaik dan mengurusi pembayaran. Lalu setelah order terkonfirmasi, barang yang Anda pesan akan dikirim sesuai alamat tujuan Anda dari gudang VAR Express di China.

Jika ada pertanyaan atau ingin mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai impor barang menggunakan layanan VAR Express, Anda bisa langsung menghubungi nomor Whatsapp kami di +62 8128-2043-328 atau alamat email kami di varexpress225@gmail.com.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *