Dalam proses pengiriman dan impor barang, terutama produk yang memiliki kandungan atau karakteristik kimia tertentu, importir dapat menemukan istilah MSDS. Dokumen ini berisi informasi penting mengenai karakteristik bahan, potensi bahaya, cara penanganan, penyimpanan, hingga informasi yang berkaitan dengan transportasi.
MSDS merupakan singkatan dari Material Safety Data Sheet. Istilah yang juga banyak digunakan saat ini adalah SDS (Safety Data Sheet). Bagi importir, memahami MSDS penting karena dokumen ini dapat membantu mengetahui karakteristik barang sebelum dikirim serta memberikan informasi yang dibutuhkan dalam proses penanganan dan transportasi.
Apa Itu MSDS?
MSDS adalah dokumen yang berisi informasi mengenai suatu bahan atau produk, termasuk identitas, karakteristik bahaya, komposisi, cara penanganan, penyimpanan, tindakan darurat, dan informasi terkait transportasi.
MSDS merupakan kependekan dari Material Safety Data Sheet. Dalam perkembangan standar keselamatan bahan kimia, istilah SDS (Safety Data Sheet) juga banyak digunakan untuk merujuk pada dokumen dengan format yang lebih terstandardisasi.
Informasi dalam MSDS atau SDS dapat digunakan oleh pihak yang menangani suatu bahan, mulai dari pengguna, pekerja, hingga pihak yang terlibat dalam penyimpanan dan transportasi.
Karena itu, MSDS tidak hanya berkaitan dengan penggunaan bahan di tempat kerja. Informasi di dalamnya juga dapat menjadi bagian penting dalam proses pemeriksaan dan penanganan barang yang akan dikirim.
Apa Fungsi MSDS?
MSDS memiliki beberapa fungsi penting dalam pengelolaan dan pengiriman bahan atau produk yang memiliki karakteristik tertentu.
1. Menjelaskan Karakteristik Produk
MSDS memberikan informasi mengenai identitas dan karakteristik suatu bahan. Informasi tersebut membantu pihak yang menangani barang memahami produk yang akan digunakan atau dikirim.
2. Mengidentifikasi Potensi Bahaya
Dokumen ini menjelaskan bahaya yang berkaitan dengan bahan, termasuk bahaya fisik maupun kesehatan. Informasi tersebut dapat digunakan sebagai dasar untuk menentukan langkah penanganan yang sesuai.
3. Memberikan Panduan Penanganan dan Penyimpanan
MSDS mencantumkan informasi mengenai cara menangani dan menyimpan produk dengan aman, termasuk kondisi penyimpanan yang perlu diperhatikan.
4. Membantu Penanganan Kondisi Darurat
Informasi mengenai pertolongan pertama, penanganan kebakaran, serta tindakan ketika terjadi kebocoran atau tumpahan dapat ditemukan dalam bagian tertentu dari MSDS atau SDS.
5. Memberikan Informasi untuk Kebutuhan Transportasi
Salah satu bagian MSDS membahas informasi transportasi. Untuk produk tertentu, informasi seperti UN number, proper shipping name, hazard class, dan packing group dapat menjadi bagian dari data transportasi.
Hal ini membuat MSDS relevan dalam proses pengiriman barang yang memerlukan pemeriksaan karakteristik produk sebelum transportasi.
Baca Juga: Prosedur Bea Cukai untuk Impor Barang dari China
Informasi Apa Saja yang Terdapat dalam MSDS?
MSDS atau SDS umumnya mencakup berbagai informasi mengenai produk dan keselamatannya. Dalam format 16 bagian, informasi tersebut meliputi:
| Bagian | Informasi |
| 1 | Identifikasi produk dan supplier |
| 2 | Identifikasi bahaya |
| 3 | Komposisi atau informasi bahan |
| 4 | Tindakan pertolongan pertama |
| 5 | Tindakan pemadaman kebakaran |
| 6 | Penanganan jika terjadi pelepasan atau tumpahan |
| 7 | Penanganan dan penyimpanan |
| 8 | Pengendalian paparan dan perlindungan diri |
| 9 | Sifat fisik dan kimia |
| 10 | Stabilitas dan reaktivitas |
| 11 | Informasi toksikologi |
| 12 | Informasi ekologis |
| 13 | Pertimbangan pembuangan |
| 14 | Informasi transportasi |
| 15 | Informasi regulasi |
| 16 | Informasi lainnya |
Informasi tersebut membuat MSDS dapat digunakan sebagai referensi oleh berbagai pihak yang perlu memahami karakteristik dan risiko suatu produk.
Apakah Semua Barang Membutuhkan MSDS?
Tidak semua barang secara otomatis membutuhkan MSDS atau SDS.
Dokumen ini terutama berkaitan dengan bahan atau produk yang memiliki informasi bahaya yang perlu dikomunikasikan. Untuk pengiriman, persyaratan dokumen juga dapat berbeda berdasarkan karakteristik barang dan ketentuan transportasi yang digunakan.
Sebelum mengirim produk tertentu dari China ke Indonesia, importir sebaiknya mengetahui:
- Jenis dan karakteristik produk
- Kandungan atau bahan penyusunnya
- Apakah produk memiliki klasifikasi bahaya tertentu
- Apakah supplier menyediakan MSDS atau SDS
- Apakah carrier atau pihak logistik membutuhkan dokumen tersebut
Persiapan ini dapat membantu mengurangi risiko masalah ketika barang akan diproses untuk pengiriman.
Baca Juga: Beberapa Alasan Mengapa Ada Barang Yang Tidak Bisa Diimpor
Apa Peran MSDS dalam Pengiriman Barang?
Dalam proses pengiriman, MSDS dapat membantu pihak logistik memahami karakteristik barang sebelum barang ditangani dan diangkut.
Contohnya, importir membeli suatu produk dari supplier di China. Sebelum barang dikirim, pihak forwarder dapat membutuhkan informasi mengenai produk tersebut untuk mengetahui karakteristik dan persyaratan penanganannya.
Jika produk memiliki karakteristik khusus, informasi pada MSDS dapat menjadi salah satu dokumen yang digunakan untuk melakukan pemeriksaan awal.
Informasi transportasi dalam MSDS dapat mencakup data seperti nomor UN, proper shipping name, kelas bahaya transportasi, dan packing group apabila relevan.
Karena itu, apabila supplier memiliki MSDS atau SDS untuk produk yang akan diimpor, sebaiknya dokumen tersebut disiapkan sejak awal.

Cara Mendapatkan MSDS dari Supplier China
Jika produk yang akan diimpor membutuhkan atau memiliki MSDS atau SDS, importir dapat meminta dokumen tersebut kepada supplier atau manufacturer.
Secara umum, langkahnya dapat dilakukan sebagai berikut:
- Identifikasi produk yang akan dibeli.
- Tanyakan kepada supplier apakah tersedia MSDS atau SDS.
- Minta dokumen untuk produk yang sesuai dengan barang yang akan dikirim.
- Periksa identitas dan informasi produk dalam dokumen.
- Sampaikan dokumen kepada forwarder apabila diperlukan untuk proses pengiriman.
Sebaiknya dokumen yang diberikan memang berkaitan dengan produk yang akan dikirim. Jangan menggunakan MSDS produk lain hanya karena memiliki nama atau kategori yang serupa.
Kesimpulan
MSDS (Material Safety Data Sheet) adalah dokumen yang menyediakan informasi mengenai karakteristik, bahaya, penanganan, penyimpanan, dan aspek keselamatan suatu bahan atau produk. Dalam format modern, istilah SDS (Safety Data Sheet) juga banyak digunakan untuk dokumen dengan struktur yang lebih terstandardisasi.
Dalam kegiatan import dan pengiriman barang, MSDS dapat membantu pihak terkait memahami karakteristik produk sebelum barang ditangani dan dikirim. Namun, kebutuhan MSDS tidak dapat disamaratakan untuk semua jenis barang karena persyaratannya bergantung pada karakteristik produk dan ketentuan pengangkutan yang berlaku.
Butuh Bantuan Import Barang dari China?
VAR Express membantu kebutuhan import barang dari China ke Indonesia melalui layanan pengiriman yang disesuaikan dengan jenis dan kebutuhan barang. Jika Anda memiliki produk dengan karakteristik khusus dan ingin mengetahui dokumen atau persyaratan pengirimannya, konsultasikan kebutuhan import Anda dengan tim VAR Express sebelum melakukan pengiriman.
